BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label kesehatan olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan olahraga. Tampilkan semua postingan

manfaat Pisang

Apakah kamu pernah menonton tenis? Jika ya, kamu pasti pernah melihat pemain tenis makan pisang ketika mereka istirahat, apakah kamu tahu mengapa mereka lebih memilih makan pisang daripada buah-buahan yang lain? Hal ini karena pisang mengandung banyak karbohidrat yang akan membantu para pemain mendapatkan energi yang dibutuhkan pada saat pertandingan. Selain itu pisang juga punya manfaat lain untuk kesehatan manusia yaitu sebagai berikut :

1. Pisang mengatur sistem usus atau pencernaan: Apakah Kamu pernah menderita sembelit? Solusi terbaik untuk mengatasi sembelit adalah makan satu pisang sehari. Ini adalah salah satu manfaat utama pisang. Pisang kaya akan serat yang membantu dalam mengatur fungsi usus.
2. Pisang mengurangi risiko penyakit jantung dan tekanan darah: ya, pisang dapat mengurangi risiko penyakit jantung serta menurunkan tingkat tekanan darah. Pisang kaya akan kalium, yang sangat penting untuk kontraksi otot jantung dan sistem saraf. Kita mebutuhkan kalium 4g dan kita bisa mendapatkannya dari makan pisang setiap hari.

3. Pisang mengurangi depresi: asam Triptofan yang hadir dalam pisang dan ini membantu dalam mengurangi depresi dan dengan demikian meningkatkan mood Kamu. Studi menunjukkan bahwa pisang juga membantu dalam mengurangi tingkat stres.

4. Makan pisang untuk kesehatan tulang: Kita membutuhkan kalsium untuk kesehatan tulang dan Bakteri probiotik membantu dalam menyerap kalsium dan meningkatkan kemampuan pencernaan. Bakteri ini terkandung dalam buah pisang. Terutama Pisang hijau sangat membantu dalam menyerap kalsium.

5. Mengurangi nyeri haid dengan pisang: Apakah Kamu merasakan nyeri menstruasi? Sebagian besar kaum perempuan mengambil pil untuk mengurangi nyeri haid. Sebaiknya mengurangi rasa sakit ini dengan makan pisang. Pisang kaya akan vitamin B6 yang membantu dalam mengatur kadar glukosa darah. Hal ini membantu dalam menyeimbangkan suasana hati kamu secara keseluruhan sehingga dapat mengurangi nyeri haid.

6. Pisang membantu penderita maag: Manfaat lain buah pisang adalah kemampuan mereka melawan gangguan usus. Makan pisang mentah mengurangi iritasi lambung dan mengurangi efek keasaman lambung.

7. Pisang dan anemia (kurang darah): Pisang tidak hanya kaya akan kalium, tetapi juga kaya akan zat besi, karena itu, makan pisang meningkatkan zat besi dan hemoglobin demikian tinggi. Ketika jumlah hemoglobin meningkat, secara alami kondisi anemia menurun.

8. Berhenti merokok dengan makan pisang: Manfaat lain yang menakjubkan dari pisang untuk kesehatan adalah membantu orang yang ingin berhenti merokok. Perokok memiliki resiko tingkat tinggi terhadap nikotin; mineral dalam pisang seperti kalium dan magnesium dan vitamin B6 dan B12 dapat membantu dalam mengurangi nikotin. Perokok dapat berhenti merokok dengan menkonsumsi pisang.

9. Pisang meningkatkan kemampuan otak: Sebuah survei yang dilakukan baru-baru ini di antara 200 siswa di sebuah sekolah di AS. Mereka diberi pisang secara bersamaan pada waktu sarapan dan makan siang. Penelitian membuktikan bahwa potasium dalam pisang membantu untuk meningkatkan kesehatan mental dan meningkatkan kekuatan otak.

10. Mengurangi gatal karena gigitan nyamuk dengan pisang: Apa yang biasanya Kamu merasa gatal atau mengalami pembengkakan akibat gigitan nyamuk? gunakan kulit pisang. Kemudian gosok pada tempat yang gatal atau daerah yang bengkak dengan bagian dalam kulit pisang dan lihat sendiri hasilnya.


ANABOLIK STEROID SEBAGAI DOPING ATLET


         Doping berasal dari kata dope, yakni campuran candu dengan narkotika yang pada awalnya digunakan untuk pacuan kuda di Inggris.

Menurut International Congress of Sport Sciences, Olympiade Tokyo 1964 : Doping adalah pemberian/penggunaan oleh peserta lomba berupa bahan yang asing bagi organisme melalui jalan apa saja atau bahan fisiologis dalam jumlah yang abnormal atau diberikan melalui jalan yang abnormal, dengan tujuan meningkatkan prestasi olahraga
Doping : Stimulan substansi yang beraksi di otak, meningkatkan kesiapan,kemampuan kompetitif, dan daya serang dan mengurangi kelelahan, membuat atlet merasa lebih kuat, lebih enerjik dan tegas. Efek sampingnya termasuk meningkatkan tekanan darah dan suhu tubuh, meningkatkan dan membuat tidak beraturan detak jantung, serangan dan kegelisahan, kehilangan nafsu makan dan kecanduan. Ini dapat menyebabkan jantung berhenti, stroke dan kematian.
Stimulan ini dapat ditemukan dalam resep dan obat-obat yang dijual di konter termasuk dalam herbal dan makanan tambahan. Contoh satu obat perangsang yang dilarang itu termasuk:
1.     amphetamines
2.     bromantan,
3.      cocaine,
4.     ephedrines dan
5.     salbutamol.

STEROID Anabolic steroids merangsang sel otot dan tulang untuk membuat protein baru. Mereka meningkatkan kekuatan otot dan mendorong pertumbuhan otot baru, meniru pengaruh dari hormon seks laki-laki testosteron.
Atlet bisa berlatih lebih keras dalam periode yang lebih lama dan pulih lebih cepat dari cedera. Obat-obat itu sah digunakan dalam kondisi tertentu seperti osteoporosis, beberapa bentuk anemia dan untuk mendukung pemulihan setelah operasi besar dan sakit yang serius. Efek samping yang diakibatkan termasuk membangun ciri-ciri pria pada seorang wanita, kehilangan kesuburan, impoten,jerawat dan kerusakan ginjal. Mereka juga meningkatkan tekanan darah,memperkeras arteri dan meningkatkan resiko sakit jantung, sakit lever, dan kanker tertentu. Contoh dari anabolic steroids adalah androstenedione, nandrolone dan stanozolol.
Dalam olahraga , *doping* merujuk pada penggunaan obat peningkat performa oleh para atlet agar dapat meningkatkan performa atlet tersebut. Akibatnya, doping dilarang oleh banyak organisasi olahraga

Menurut IOC(International Olympic Committee ) pada tahun 1990 , doping adalah upaya meningkatkan prestasi dengan menggunakan zat atau metode yang dilarang dalam olahraga dan tidak terkait dengan indikasi medis. Alasannya terutama mengacu pada ancaman kesehatan atas obat peningkat performa, kesamaan kesempatan bagi semua atlet dan efek olahraga "bersih" (bebas doping) yang patut dicontoh dalam kehidupan umum.

Selain obat , bentuk lain dari doping ialah doping darah,baik melalui transfusi darah maupun penggunaan hormon eritropoietin atau steroic anabolik tetrahidrogestrinon.
Olahragawan yang terkenal atas penggunaan doping adalah medalis emas dari Kanada Ben Johnson , olahragawan Rusia Anton Galkin,pelontar peluru Irina Korzhanenko , petinju asal Kenya David Munyasia , pemain sepak bola Diego Armando Maradona dan Claudio dari Argentina , Rodrigo Lara ,Paulo César Chávez , Aarón Galindo dan Salvador Carmona dari Meksiko,Clarence Acuña dan Fabián Guevara dari Chili , Josep Guardiola dari Spanyol ,petenis Petr Korda , olahragawan Maroko Yunus al-'Ainawi , Bohdan Ulihrach dari Republik Ceko , Guillermo Coria , Mariano Puerta , Juan Ignacio Chela , Guillermo Cañas , MartÃn RodrÃguez dan Mariano Hood dari Argentina, Viktor Chisleann dari Moldavia serta pembalap sepeda Roberto Heras dan Tyler Hamilton .
1.    Kegunaan doping
Efek Doping Meskipun atlet sudah tahu akan bahaya doping tetapi mereka tetap saja melakukannya tanpa berpikir panjang. Atlet yang melakukan doping biasanya karena stres, ia tidak mencapai hasil latihan yang maksimal. Selain itu juga dapat dikarenakan tergiur akan hadiah pada turnamen/pertandingan.Penyesalan memang selalu datang diakhir, setelah atlet pensiun maka ia akanberpikir dan merasa bahwa doping berpengaruh pada tubuhnya.
*ZAT-ZAT DOPING DIKELOMPOKKAN KE DALAM 7 GOLONGAN* :
1. Stimulan (amphetamine, caffein, cocain, aphedrine, dll)
2. Narkotik-Analgesik (Methadone, Morphine, Oxycodone, dll)
3. Anabolik-Androgenuk (Testosterone, Balasterone, dll)
4. Anabolik Non Steroid (Clenbuterol, Zeranol, dll)
5. Penghalang Beta (Acebutotlol, Atrenolol, Sotalol, dll)
6. Diuretika (Acetazolamid, Amiloride, Chlormerodrin, dll)
7. Peptida hormon (growth hormon, Adrenocortico hormon, dll)
Pengaruh atau efek doping tergantung pada jenis obatnya dan biasanya akan dirasakan setelah beberapa tahun atau setelah atlet berusia tua. Berikut jenis obat doping dan pengaruhnya bagi tubuh :
1)    Analgesic : Sebagai penghilang rasa sakit ketika haid menjelang. Tetapi,dampaknya jika salah memilih obat bisa mengakibatkan sulit bernapas, mual,kehilangan konsentrasi, dan mungkin menimbulkan adiksi atau kecanduan.Diuretika contoh : acetazolamide, bumetanide, chlorthalidone. Pada beberapa jenis olah raga yang memiliki kriteria berat badan, misalnya angkat besi,diuretika untuk mengeluarkan cairan tubuh. Banyak dan cepatnya pengeluaran air seni ini akan cepat menurunkan berat badan sebab 60 persen dari berat badan manusia terdiri atas air. Sayangnya, bersama itu akan terbawa keluar pulabeberapa jenis garam mineral. Akibatnya, timbul kejang otot, mual, sakit kepala,dan pingsan. Pemakaian yang terlalu sering mungkin akan menyebabkan gangguan ginjal dan jantung. selain dehidrasi, sakit kepala, mual, dan detak jantung yang tidak normal, dehidrasi yang parah dapat menyebabkan ginjal dan jantung berhenti bekerja.Eritropoetin dan menyuntikkan darah ,Kedua cara ini akan meningkatkan jumlah sel darah merah di dalam tubuh. Fungsi sel darah merah melalui hemoglobin adalah mengangkut oksigen. Dengan jumlah oksigen yang cukup bagi seluruh tubuh, proses pembakaran akan berjalan lancar sehingga energi yang dihasilkan akan bertambah. Cara ini biasanya untuk atlet yang memerlukan daya tahan lama.Misalnya, untuk lari jauh, maraton, thriatlon, sky, berenang 800 m, dan balap sepeda jarak jauh. Namun, efek bahaya suntikan eritropoetin darah menjadi lebih pekat sehingga mudah menggumpal dan memungkinkan terjadinya stroke(pecahnya pembuluh darah di otak).
Doping dengan suntikan darah akan menimbulkan reaksi alergi,meningkatnya sirkulasi darah di atas normal, dan mungkin gangguan ginjal.Golongan obat peptide hormonis dan analognya dapat berakibat atlet menderita sakit kepala, perasaan selalu letih, depresi, pembesaran buah dada pada atlet pria,dan mudah tersinggung. Selain sejumlah kerugian tadi, dampak kejiwaan yang diderita atlet pengguna doping yang ketahuan adalah siksaan tersendiri. Banyakatlet pemakai doping yang menderita depresi.
 Obat-obatan anabolik, termasuk hormon androgenik steorid. Jenis hormon ini punya efek berbahaya, baik bagi atlet pria maupun atlet perempuan karena mengganggu keseimbangan hormon tubuh serta meningkatkan risiko terkena penyakit hati dan jantung. Khusus bagi atlet perempuan, pemakaian hormon ini akan menyebabkan tumbuhnya sifat pria, seperti berkumis, suara berat, dan serak.Lalu, timbul gangguan menstruasi, perubahan pola distribusi pertumbuhan rambut,mengecilkan ukuran buah dada, dan meningkatkan agresivitas. Bagi atlet remaja,itu akan mengakibatkan timbulnya jerawat dan pertumbuhannya akan berhenti.Efek samping lainnya yaitu meningkatkan tekanan darah dan suhu tubuh,meningkatkan dan membuat tidak beraturan detak jantung, serangan dan kegelisahan, kehilangan nafsu makan dan kecanduan. Ini dapat menyebabkan jantung berhenti, stroke dan kematian.
*   Contoh anabolik steroid sebagai doping
1.     Amphetamines


2.     Bromantan




Tujuan Olahraga

Olahraga bertujuan untuk menyehatkan badan, memberikan kebugaran jasmani selama cara-cara melakukannya sudah dalam kondisi yang benar. Apakah semua macam olahraga bisa menimbulkan cedera?
Cedera yang dialami tergantung dari macamnya olahraga, misalnya olahrag sepak bola, tenis meja, balapan tentu memberikan resiko cedera yang berbeda-beda.
Kegiatan olahraga sekarang ini telah benar-benar menjadikan bagian masyarakat kita, baik pada masyarakat atau golongan dengan sosial ekonomi yang rendah sampai yang paling baik. Telah menyadari kegunaan akan pentingnya latihan-latihan yang teratur untuk kesegaran dan kesehatan jasmani dan rohani.
Seseorang melakukan olahraga dengan tujuan untuk mendapatkan kebugaran jasmani, kesehatan maupun kesenangan bahkan ada yang sekedar hobi, sedangkan atlit baik amatir dan profesional selalu berusaha mencapai prestasi sekurang-kurangnya untuk menjadi juara. Namun beberapa faktor yang mempunyai peran perlu diperhatikan antara lain :
a.    Usia Kesehatan Kebugaran
Menurut pengetahuan yang ada pada saat ini, apa yang disebut proses digenerasi mulai berlangsung pada usia 30 tahun, dan fungsi tubuh akan berkurang 1% pertahun (Rule of one), ini berarti bahwa kekuatan dan kelentukan jaringan akan mulai berkurang akibat proses degenerasi, selain itu jaringan menjadi rentan terhadap trauma. Untuk mempertahankan kondisi agar tidak terjadi pengurangan fungsi tubuh akibat degenerasi, maka latihan sangat diperlukan guna mencegah timbulnya Atrofi, dengan demikian bahwa usia memegang peranan.
b.    Jenis Kelamin
Sistem hormon pada tubuh manusia berbeda dengan wanita, demikian pula dengan bentuk tubuh, mengingat perbedaan dan perubahan fisik, maka tidak semua jenis olahraga cocok untuk semua golonganusia atau jenis kelamin. Hal ini apabila dipaksakan, maka akan timbul cedera yang sifatnya pun juga tertentu untuk jenis olahraga tertentu
c.    Jenis Olahraga
Kita tahu bahwa setiap macam olahraga, apapun jenisnya, mempunyai peraturan permainan tertentu dengan tujuan agar tidak menimbulkan cedera, peraturan tersebut merupakan salah satu mencegahnya.
d.    Pengalaman Teknik Olahraga
Untuk melaksanakan olahraga yang baik agar tujuan tercapai perlu persiapan dan latihan antara lain :
o       Metode atau cara berlatihnya.
o       Tekniknya agar tidak terjadi “over use”.
e.    Sarana atau Fasilitas
Walaupun telah diusahakan dengan baik kemungkinan cedera masih timbul akibat sarana yang kurang memadai
f.      Gizi
Olahraga memerlukan tenaga untuk itu perlu gizi yzng baik, selain itu gizi menentukan kesehatan dan kebugaran.

Dalam ilmu kedokteran sangat jelas bahwa dengan olahraga yang teratur memegang peranan untuk memperoleh badan yang sehat, menghindari penyakit-penyakit seperti penyakit jantung, serta menunda proses-proses degeneratif yang tidak bisa dihindari oleh proses penuaan. Keadaan akan pentingnya serta keuntungan yang diakibatkan oleh olahraga adalah sesuai dengan perubahan-perubahan kondisi sosial dan ekonomibila kita menilai beragam olahraga, ada permainan-permainan tertentu yang bersifat kompetitif untuk dipertandingkan dimana masing-masing individu harus bisa mencapai prestasi maksimal untuk mencapai kemenangan, ini yang sering mengundang terjadinya cedera olahraga, namun dapat dihindari bila faktor-faktor penyebab serta peralatan olahraga tersebut diperhatikan.
Dalam cedera macam-macan pula derajat cederanya mulai dari yang ringan sampai yang sangat berat, karena faktornya: jenis kelamin, derajat cedera, ukuran tubuh, anatomi, kesegaran aerobik, kekuatan otot, kekuatan, kelemahan ligamen, kontrol motorik pusat, kejiwaan, kemampuan mental merupakan faktor-faktor dalam kecenderungan cedera.
 
Copyright © 2014 Pendidika Jasmani, Olahraga, Rekreasi. Designed by OddThemes